Apa itu jurnal SINTA 2 gratis, siapa yang bisa mengaksesnya, kapan dan di mana kamu bisa menemukannya, mengapa publikasi ini penting untuk karier akademik, dan bagaimana cara menembusnya tanpa biaya? Pertanyaan ini sering muncul di kalangan mahasiswa, dosen, dan peneliti yang ingin meningkatkan rekam jejak ilmiah tanpa terbebani Article Processing Charge.
Di tengah tuntutan publikasi yang semakin tinggi, terutama untuk kenaikan jabatan fungsional dan kelulusan studi, memahami strategi publikasi di jurnal SINTA 2 gratis menjadi langkah krusial yang tidak bisa kamu abaikan.
Apa Itu Jurnal SINTA 2?

SINTA atau Science and Technology Index adalah sistem indeksasi jurnal ilmiah yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. SINTA mengklasifikasikan jurnal ke dalam enam peringkat, mulai dari SINTA 1 hingga SINTA 6.
SINTA 2 berada di level sangat baik, satu tingkat di bawah SINTA 1. Jurnal pada kategori ini umumnya:
- Terakreditasi nasional peringkat unggul
- Memiliki proses peer review ketat
- Konsisten dalam publikasi berkala
- Memiliki indeksasi tambahan seperti DOAJ atau Google Scholar
Berdasarkan pedoman akreditasi ARJUNA tahun 2023 dari Kemendikbudristek, jurnal SINTA 2 biasanya memperoleh nilai akreditasi antara 70 hingga 85 poin. Artinya, kualitas tata kelola dan substansi artikelnya sudah memenuhi standar nasional yang tinggi.
Apakah Ada Jurnal SINTA 2 Gratis?

Jawabannya, ya, ada. Namun kamu harus selektif dan teliti.
Tidak semua jurnal SINTA 2 mengenakan Article Processing Charge atau APC. Berdasarkan data dari Directory of Open Access Journals atau DOAJ tahun 2024, sekitar 35 persen jurnal open access di Asia Tenggara tidak membebankan biaya publikasi kepada penulis.
Beberapa alasan jurnal SINTA 2 bisa gratis antara lain:
- Didanai oleh institusi perguruan tinggi
- Mendapat hibah pengelolaan jurnal dari pemerintah
- Menggunakan model subsidi silang internal kampus
- Mengutamakan diseminasi ilmu dibanding profit
Namun, perlu kamu pahami bahwa gratis bukan berarti prosesnya lebih mudah. Standar seleksi tetap ketat.
Mengapa Publikasi di Jurnal SINTA 2 Itu Penting?

Publikasi di jurnal SINTA 2 memberikan dampak signifikan bagi karier akademik kamu.
1. Syarat Kelulusan dan Kenaikan Jabatan
Berdasarkan PermenPAN-RB Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional Dosen, publikasi di jurnal terakreditasi SINTA 2 memiliki nilai angka kredit yang tinggi. Untuk dosen yang ingin naik ke Lektor atau Lektor Kepala, publikasi di jurnal bereputasi nasional sangat diperhitungkan.
2. Meningkatkan Reputasi Akademik
Menurut studi tahun 2022 oleh Scimago Journal Rank, visibilitas publikasi ilmiah berbanding lurus dengan peluang kolaborasi riset internasional. Artinya, semakin tinggi kualitas jurnal tempat kamu publikasi, semakin besar peluang sitasi dan kerja sama riset.
3. Portofolio Profesional
Jika kamu mahasiswa S2 atau S3, publikasi di jurnal SINTA 2 bisa menjadi pembeda signifikan saat melamar beasiswa atau pekerjaan akademik.
Cara Mencari Jurnal SINTA 2 Gratis

Agar tidak salah langkah, berikut strategi sistematis yang bisa kamu lakukan.
1. Cek di Portal SINTA Resmi
Kunjungi situs resmi SINTA dan lakukan filter berdasarkan peringkat SINTA 2. Setelah itu:
- Kunjungi website jurnal satu per satu
- Periksa bagian Author Guidelines
- Cek informasi Article Processing Charge
Biasanya informasi biaya ditulis jelas di halaman Submission atau Publication Fee.
2. Periksa Indikasi Predatory Journal
Gratis bukan berarti sembarangan. Waspadai jurnal yang:
- Menjanjikan terbit sangat cepat, kurang dari 1 minggu
- Tidak memiliki editor board yang jelas
- Tidak mencantumkan proses peer review
Menurut Jeffrey Beall, pakar scholarly publishing, jurnal predator sering memanfaatkan penulis yang kurang teliti dengan iming-iming publikasi mudah.
3. Gunakan DOAJ untuk Validasi
Jika jurnal tersebut terindeks di DOAJ dan mencantumkan “No Article Processing Charge”, kemungkinan besar jurnal tersebut memang gratis dan kredibel.
Strategi Lolos di Jurnal SINTA 2

Setelah menemukan jurnal SINTA 2 gratis, tantangan berikutnya adalah lolos seleksi.
1. Pastikan Scope Sesuai
Sekitar 40 persen artikel ditolak karena tidak sesuai fokus dan scope jurnal, berdasarkan laporan internal beberapa pengelola jurnal nasional tahun 2023. Jadi sebelum submit, baca minimal lima artikel terbaru dari jurnal tersebut.
2. Perhatikan Template dan Gaya Selingkung
Kesalahan teknis seperti margin, sitasi, atau format referensi sering menjadi alasan desk rejection. Gunakan reference manager seperti Mendeley atau Zotero agar rapi.
3. Perkuat Metodologi
Reviewer jurnal SINTA 2 biasanya sangat kritis terhadap:
- Kejelasan metode penelitian
- Validitas dan reliabilitas instrumen
- Analisis data yang logis
Menurut Creswell dalam buku Research Design, metodologi adalah fondasi kredibilitas penelitian. Jika metode lemah, sebaik apa pun topiknya, artikel tetap sulit diterima.
4. Gunakan Data Terbaru
Artikel dengan referensi lima tahun terakhir memiliki peluang lebih tinggi diterima. Idealnya 60 hingga 80 persen referensi berasal dari jurnal ilmiah terbaru.
Tantangan Publikasi di Jurnal SINTA 2 Gratis

Walaupun gratis, ada beberapa tantangan yang perlu kamu antisipasi:
- Waktu review bisa lebih lama karena keterbatasan tim editor
- Antrean publikasi panjang
- Revisi bisa lebih dari dua kali
Namun proses ini justru meningkatkan kualitas tulisan kamu. Publikasi ilmiah bukan sekadar lolos, tapi tentang kontribusi pengetahuan.
Tips Profesional agar Lebih Siap

Berikut beberapa strategi lanjutan:
- Ikuti workshop penulisan artikel ilmiah
- Minta proofreading dari rekan sejawat
- Diskusikan draft dengan dosen pembimbing atau mentor
- Hindari plagiarisme dengan cek Turnitin maksimal 20 persen
Menurut laporan iThenticate tahun 2023, sekitar 15 persen penolakan jurnal disebabkan kemiripan teks yang tinggi.
Kesimpulan
Publikasi di jurnal SINTA 2 gratis bukan hal mustahil. Kamu hanya perlu riset yang tepat, strategi seleksi jurnal yang cermat, serta kesiapan naskah yang matang. Gratis bukan berarti mudah, tetapi bukan juga berarti tidak berkualitas.
Jika kamu sedang menyiapkan artikel ilmiah dan ingin menembus jurnal SINTA 2 tanpa biaya, mulai dari sekarang perbaiki kualitas metodologi, perkuat referensi, dan pahami karakter jurnal tujuan kamu.
Ingat, publikasi bukan sekadar kewajiban akademik, tapi investasi jangka panjang untuk reputasi dan karier ilmiah kamu. Mulai langkah pertama hari ini, karena setiap riset berkualitas pantas mendapatkan tempat di jurnal bereputasi.
FAQ
1. Apakah benar ada jurnal SINTA 2 yang gratis tanpa biaya publikasi?
Ya, ada. Beberapa jurnal yang terindeks di SINTA tidak membebankan Article Processing Charge atau APC karena didukung pendanaan institusi atau hibah pemerintah. Namun, kamu tetap harus memastikan informasi biaya di website resmi jurnal karena kebijakan bisa berubah sewaktu waktu.
2. Bagaimana cara memastikan jurnal SINTA 2 tersebut benar benar gratis?
Kamu bisa melakukan tiga langkah berikut:
- Cek halaman Author Guidelines atau Publication Fee di website jurnal.
- Pastikan ada keterangan “No APC” atau “Free of Charge”.
- Verifikasi tambahan melalui DOAJ jika jurnal tersebut terindeks di sana.
Jangan hanya percaya pada informasi dari pihak ketiga, selalu cek langsung ke sumber resmi jurnal.
3. Apakah jurnal SINTA 2 gratis kualitasnya lebih rendah?
Tidak. Gratis tidak berarti kualitasnya rendah. Standar akreditasi SINTA tetap sama, baik jurnal berbayar maupun gratis. Proses peer review tetap dilakukan secara ketat sesuai pedoman akreditasi nasional dari Kemendikbudristek.
Yang membedakan biasanya adalah sumber pendanaan pengelolaan jurnal, bukan kualitas seleksi artikelnya.
Leave a Reply