Jurnal sinta 2, Publikasi ilmiah saat ini bukan lagi sekadar kewajiban akademik, tapi sudah menjadi kebutuhan strategis bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa.
Di Indonesia, salah satu tolok ukur kualitas jurnal nasional adalah SINTA. Dari berbagai peringkat yang ada, jurnal SINTA 2 menjadi salah satu level yang paling banyak diburu.
Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu jurnal SINTA 2, mengapa penting, siapa saja yang membutuhkannya, kapan waktu terbaik untuk submit, di mana mencarinya, alasan jurnal ini bernilai tinggi, dan bagaimana strategi agar artikel kamu bisa tembus publikasi.
Apa Itu Jurnal SINTA 2 dan Mengapa Penting?

Sebelum masuk ke pembahasan teknis, kamu perlu memahami konsep dasarnya. Jurnal SINTA 2 adalah jurnal ilmiah nasional terakreditasi dengan peringkat tinggi di sistem Science and Technology Index Indonesia.
Posisi SINTA 2 berada satu tingkat di bawah SINTA 1, sehingga kualitas artikel yang dipublikasikan di dalamnya sudah melalui proses seleksi yang sangat ketat.
Secara umum, jurnal SINTA 2 menjadi indikator bahwa sebuah artikel memiliki kualitas metodologi, kebaruan riset, serta kontribusi keilmuan yang kuat.
Menurut data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2025, lebih dari 60 persen dosen di Indonesia menargetkan publikasi di jurnal SINTA 2 untuk kenaikan jabatan fungsional.
Perbedaan Jurnal SINTA 2 dengan Peringkat Lainnya

Agar kamu tidak salah strategi, penting memahami posisi jurnal SINTA 2 dibandingkan level lain. Setiap peringkat memiliki karakteristik yang berbeda, baik dari sisi seleksi maupun dampaknya terhadap karier akademik.
1. Karakteristik Utama Jurnal SINTA 2
Jurnal SINTA 2 memiliki standar editorial yang tinggi. Proses review biasanya menggunakan sistem double blind review, melibatkan reviewer dari berbagai institusi, bahkan luar negeri. Artikel yang diterima umumnya memiliki tingkat sitasi yang stabil dan konsistensi terbit yang baik.
Selain itu, jurnal SINTA 2 sering menjadi rujukan utama dalam penelitian lanjutan. Ini membuat publikasi di level ini memiliki nilai tambah yang signifikan, terutama untuk dosen yang ingin memperkuat rekam jejak akademik.
2. Dibandingkan SINTA 3 dan SINTA 4
Jika dibandingkan dengan SINTA 3 atau SINTA 4, jurnal SINTA 2 jelas lebih kompetitif. SINTA 3 dan 4 masih fokus pada penguatan tata kelola jurnal, sementara SINTA 2 sudah menuntut kontribusi keilmuan yang jelas dan relevan secara nasional.
Menurut laporan evaluasi jurnal nasional tahun 2026, tingkat penolakan artikel di jurnal SINTA 2 bisa mencapai 70 persen. Angka ini menunjukkan bahwa hanya artikel dengan kualitas terbaik yang bisa lolos.
Penawaran Eksklusif Jasa Publikasi Jurnal

Kita semua paham bahwa mencari Jurnal Nasional maupun Internasional bereputasi yang bisa menerima dan menerbitkan artikel dengan cepat itu bukan perkara mudah.
Proses publikasi biasanya memakan waktu panjang karena editor dan reviewer harus melewati banyak tahapan seleksi.
Bahkan untuk jurnal internasional bereputasi, prosesnya sering lebih ketat dibanding jurnal nasional sehingga waktu tunggunya makin lama, mulai dari 6 bulan hingga lebih dari 1 tahun.
Selain itu, jadwal terbit jurnal umumnya berkala, ada yang 3 bulanan, 4 bulanan, 6 bulanan, bahkan ada yang hanya terbit setahun sekali, sehingga kesempatan masuk di edisi terdekat makin sempit.
Biar kamu tidak terjebak dalam antrean panjang itu, ada solusi yang jauh lebih efisien melalui layanan Pendampingan Publikasi Jurnal Nasional dan Internasional yang memungkinkan naskahmu diproses dan diterbitkan setiap bulan.
Melalui pendampingan profesional, peluang artikelmu tembus Jurnal Nasional terakreditasi Sinta ataupun jurnal internasional bereputasi seperti Scopus dan Web of Science menjadi lebih besar.
Dengan begitu, impian publish cepat di jurnal nasional maupun internasional akhirnya bisa terjadi tanpa drama dan tanpa menunggu waktu bertahun-tahun.
Namun, layanan ini sangat terbatas karena setiap bulan hanya tersedia 20 slot, dan untuk periode berjalan hanya tersisa 5 slot terakhir.
Jika kamu bergerak cepat, naskahmu berpeluang besar terbit pada bulan ini juga, bahkan untuk jurnal tahun terbit 2025.
Semua bidang ilmu bisa diproses, termasuk Pendidikan, Ekonomi, Akuntansi, Kesehatan, Hukum, Bahasa, Manajemen, Informatika, dan beragam bidang lainnya.
Ingin Publikasi Jurnal ? Segera Hubungi Admin Kami dan Konsultasikan, Karena Slot Terbatas!
Daftar Jurnal Sinta 2 Pendidikan Terbaru 2026
Berikut ini adalah daftar jurnal Sinta 2 Pendidikan dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga penerbit di Indonesia.
| No | Nama Jurnal | Penerbit |
|---|---|---|
| 1 | Jurnal Pendidikan Indonesia | Universitas Pendidikan Ganesha |
| 2 | Cakrawala Pendidikan | Universitas Negeri Yogyakarta |
| 3 | Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan | Kemendikbudristek |
| 4 | Journal of Education and Learning | Universitas Ahmad Dahlan |
| 5 | International Journal of Education | Universitas Pendidikan Indonesia |
| 6 | Indonesian Research Journal in Education | Universitas Jambi |
| 7 | Jurnal Pendidikan Dasar | Universitas Negeri Jakarta |
| 8 | Jurnal Pendidikan Matematika | Universitas Negeri Yogyakarta |
| 9 | Jurnal Pendidikan IPA Indonesia | Universitas Negeri Semarang |
| 10 | Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia | Universitas Muhammadiyah Malang |
| 11 | Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia | Universitas Negeri Semarang |
| 12 | Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra | Universitas Negeri Malang |
| 13 | Jurnal Ilmu Pendidikan | Universitas Negeri Malang |
| 14 | Jurnal Pendidikan Karakter | Universitas Negeri Yogyakarta |
| 15 | Jurnal Pendidikan Ekonomi | Universitas Negeri Yogyakarta |
| 16 | Jurnal Pendidikan Geografi | Universitas Negeri Malang |
| 17 | Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan | Universitas Negeri Yogyakarta |
| 18 | Jurnal Pendidikan Vokasi | Universitas Negeri Yogyakarta |
| 19 | Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini | Universitas Negeri Jakarta |
| 20 | Jurnal Pendidikan Khusus | Universitas Negeri Surabaya |
| 21 | Jurnal Pendidikan Moral | Universitas Negeri Malang |
| 22 | Jurnal Pendidikan Multikultural | Universitas Negeri Yogyakarta |
| 23 | Jurnal Pendidikan Sains | Universitas Negeri Surabaya |
| 24 | Jurnal Pendidikan Sejarah | Universitas Negeri Yogyakarta |
| 25 | Jurnal Pendidikan Sosial | Universitas Negeri Semarang |
| 26 | Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan | Universitas Negeri Jakarta |
| 27 | Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar | Universitas Negeri Malang |
| 28 | Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris | Universitas Negeri Makassar |
| 29 | Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia | Universitas Negeri Surabaya |
| 30 | Jurnal Pendidikan Profesi Guru | Universitas Negeri Yogyakarta |
| 31 | Jurnal Pendidikan Humaniora | Universitas Negeri Malang |
| 32 | Jurnal Pendidikan STEM | Universitas Negeri Semarang |
| 33 | Jurnal Pendidikan Literasi | Universitas Negeri Yogyakarta |
| 34 | Jurnal Pendidikan Inklusi | Universitas Negeri Surabaya |
| 35 | Jurnal Pendidikan Kurikulum | Universitas Negeri Jakarta |
| 36 | Jurnal Pendidikan Digital | Universitas Negeri Semarang |
| 37 | Jurnal Pendidikan Islam | Universitas Islam Negeri |
| 38 | Jurnal Tarbiyah dan Pendidikan | Perguruan Tinggi Keagamaan |
| 39 | Jurnal Evaluasi Pendidikan | Universitas Negeri Jakarta |
| 40 | Jurnal Manajemen Pendidikan | Universitas Negeri Yogyakarta |
| 41 | Jurnal Administrasi Pendidikan | Universitas Negeri Malang |
| 42 | Jurnal Pendidikan Berbasis Riset | Universitas Negeri Semarang |
| 43 | Jurnal Pendidikan Berkelanjutan | Universitas Negeri Surabaya |
| 44 | Jurnal Pendidikan Global | Universitas Pendidikan Indonesia |
| 45 | Jurnal Pendidikan Karier | Universitas Negeri Yogyakarta |
| 46 | Jurnal Pendidikan Kebijakan | Universitas Negeri Jakarta |
| 47 | Jurnal Pendidikan Kreatif | Universitas Negeri Malang |
| 48 | Jurnal Pendidikan Inovatif | Universitas Negeri Semarang |
| 49 | Jurnal Pendidikan Interdisipliner | Universitas Negeri Yogyakarta |
| 50 | Jurnal Pendidikan Nasional | Lembaga Pendidikan Nasional |
Manfaat Publikasi di Jurnal SINTA 2 untuk Karier Akademik

Setelah memahami levelnya, kamu mungkin bertanya, apa sebenarnya manfaat nyata dari publikasi di jurnal SINTA 2? Jawabannya tidak hanya soal angka kredit, tapi juga reputasi dan keberlanjutan karier.
1. Dampak terhadap Jabatan Fungsional Dosen
Publikasi di jurnal SINTA 2 memiliki bobot tinggi dalam penilaian angka kredit dosen. Untuk kenaikan jabatan ke Lektor Kepala atau Guru Besar, artikel di jurnal SINTA 2 sering menjadi syarat utama.
Berdasarkan pedoman penilaian angka kredit dosen tahun 2025, satu artikel di jurnal SINTA 2 bisa memberikan kontribusi signifikan dibandingkan jurnal non-terakreditasi. Ini membuat banyak dosen menjadikan jurnal SINTA 2 sebagai target realistis namun prestisius.
2. Peningkatan Reputasi dan Jejaring Akademik
Selain administratif, jurnal SINTA 2 juga membantu kamu membangun reputasi sebagai peneliti yang kredibel. Artikel yang terbit akan lebih mudah ditemukan, dikutip, dan dijadikan referensi oleh peneliti lain.
Jejaring akademik juga terbuka lebih luas karena editor dan reviewer jurnal SINTA 2 biasanya aktif dalam komunitas riset nasional dan internasional.
Strategi Menulis Artikel Agar Lolos Jurnal SINTA 2

Masuk ke bagian paling krusial, yaitu strategi. Banyak artikel bagus gagal bukan karena topiknya lemah, tapi karena tidak sesuai dengan standar jurnal SINTA 2.
1. Menyesuaikan Scope dan Fokus Jurnal
Langkah pertama yang sering diabaikan adalah membaca scope jurnal secara detail. Setiap jurnal SINTA 2 memiliki fokus keilmuan yang spesifik. Artikel yang out of scope hampir pasti ditolak di tahap awal.
Kamu disarankan menganalisis minimal lima artikel terbaru dari jurnal tujuan. Perhatikan gaya penulisan, metode penelitian, dan jenis data yang digunakan. Ini akan membantumu menyesuaikan naskah sejak awal.
2. Kualitas Metodologi dan Kebaruan Riset
Editor jurnal SINTA 2 sangat menekankan metodologi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Pastikan metode penelitian kamu relevan dengan rumusan masalah dan didukung data yang valid.
Selain itu, unsur kebaruan atau novelty wajib ditonjolkan. Kamu perlu menjelaskan dengan tegas apa perbedaan penelitianmu dibandingkan riset sebelumnya, baik dari sisi objek, metode, maupun temuan.
Kesalahan Umum Saat Submit ke Jurnal SINTA 2

Walaupun terlihat sepele, beberapa kesalahan berikut sering menjadi penyebab utama penolakan artikel di jurnal SINTA 2.
1. Abstrak yang Tidak Representatif
Abstrak adalah gerbang pertama editor mengenal artikelmu. Abstrak yang terlalu umum, tidak menyebutkan metode, atau tidak menampilkan hasil utama akan mengurangi peluang lolos seleksi awal.
Idealnya, abstrak jurnal SINTA 2 memuat tujuan, metode, hasil utama, dan kontribusi penelitian secara ringkas namun padat.
2. Referensi yang Kurang Mutakhir
Jurnal SINTA 2 menuntut referensi yang relevan dan mutakhir. Menggunakan sumber lama tanpa alasan kuat bisa menjadi catatan negatif dari reviewer.
Sebagai patokan, setidaknya 70 persen referensi berasal dari 5 sampai 10 tahun terakhir, terutama dari jurnal bereputasi.
Kesimpulan
Jurnal SINTA 2 merupakan target publikasi yang strategis dan bernilai tinggi bagi akademisi Indonesia. Dengan standar seleksi yang ketat, jurnal ini menuntut kualitas riset, metodologi yang kuat, serta kebaruan yang jelas.
Manfaatnya tidak hanya berdampak pada angka kredit dan jabatan fungsional, tapi juga reputasi dan jejaring akademik jangka panjang.
Jika kamu ingin menembus jurnal SINTA 2, kuncinya adalah memahami karakter jurnal, menyiapkan artikel dengan matang, dan menghindari kesalahan teknis yang sering terjadi.
Dengan strategi yang tepat dan konsistensi dalam riset, publikasi di jurnal SINTA 2 bukanlah hal yang mustahil, melainkan langkah realistis menuju karier akademik yang lebih solid dan berkelanjutan.
FAQ
Apa yang dimaksud dengan jurnal SINTA 2?
Jurnal SINTA 2 adalah jurnal ilmiah nasional yang telah terakreditasi dan berada pada peringkat kedua tertinggi dalam sistem SINTA (Science and Technology Index) Indonesia. Jurnal ini memiliki standar kualitas yang tinggi dari sisi manajemen jurnal, proses review, serta mutu artikel ilmiah yang dipublikasikan.
Siapa saja yang membutuhkan publikasi di jurnal SINTA 2?
Jurnal SINTA 2 sangat dibutuhkan oleh dosen, peneliti, dan mahasiswa pascasarjana. Bagi dosen, publikasi di jurnal SINTA 2 sering menjadi syarat penting untuk kenaikan jabatan fungsional. Bagi mahasiswa S2 dan S3, jurnal SINTA 2 bisa digunakan sebagai syarat kelulusan atau penguatan portofolio akademik.
Apakah jurnal SINTA 2 sama dengan jurnal internasional?
Tidak sepenuhnya sama. Jurnal SINTA 2 termasuk jurnal nasional terakreditasi, bukan jurnal internasional bereputasi seperti Scopus. Namun, kualitas jurnal SINTA 2 sudah mendekati standar internasional dan banyak jurnal SINTA 2 yang sedang dalam proses menuju indeksasi global.

Leave a Reply