Press ESC to close

Jurnal Sinta 2 Adalah

Jurnal Sinta 2 adalah kategori jurnal ilmiah nasional bereputasi tinggi yang terindeks dalam sistem Science and Technology Index di Indonesia, yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Sistem ini digunakan oleh dosen, peneliti, mahasiswa S2 dan S3 sejak diberlakukan melalui regulasi akreditasi jurnal nasional beberapa tahun terakhir.

Jurnal Sinta 2 menjadi tolok ukur kualitas riset di berbagai perguruan tinggi Indonesia karena memiliki standar penilaian ketat dalam aspek manajemen, substansi ilmiah, dan dampak sitasi.

Lalu, bagaimana sebenarnya kriteria jurnal Sinta 2, apa bedanya dengan Sinta 1 atau Sinta 3, dan bagaimana strategi agar artikel kamu bisa tembus kategori ini?

Apa Itu SINTA dan Mengapa Penting?

Jurnal Sinta 2 Adalah

Science and Technology Index atau SINTA adalah sistem indeksasi dan pemeringkatan jurnal ilmiah di Indonesia yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Sistem ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2017 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas publikasi ilmiah nasional.

Menurut pedoman resmi akreditasi jurnal ilmiah ARJUNA, jurnal nasional dibagi menjadi enam peringkat, yaitu Sinta 1 hingga Sinta 6. Pemeringkatan ini didasarkan pada:

  • Kualitas tata kelola jurnal
  • Konsistensi penerbitan
  • Kualitas artikel ilmiah
  • Dampak sitasi
  • Keterindeksan internasional

Berdasarkan laporan evaluasi jurnal nasional tahun 2023 dari Kemendikbudristek, hanya sekitar 15 sampai 20 persen jurnal terakreditasi yang berhasil mencapai peringkat Sinta 2. Artinya, kategori ini memang kompetitif dan selektif.

Jurnal Sinta 2 Adalah Peringkat Tinggi dengan Standar Ketat

Secara definisi, jurnal Sinta 2 adalah jurnal nasional terakreditasi dengan skor evaluasi antara 70 sampai 85 dalam sistem penilaian akreditasi ARJUNA.

Peringkat ini berada satu tingkat di bawah Sinta 1 dan dianggap sebagai jurnal bereputasi tinggi di tingkat nasional.

Kriteria Utama Jurnal Sinta 2

Jurnal Sinta 2 Adalah

Berikut aspek penting yang dinilai dalam penetapan jurnal Sinta 2:

1. Manajemen dan Tata Kelola Profesional

Jurnal harus memiliki:

  • Editor dan reviewer kompeten
  • Proses peer review double blind
  • SOP editorial yang jelas
  • Sistem OJS yang aktif dan transparan

Menurut pedoman akreditasi jurnal ilmiah 2022, aspek manajemen menyumbang sekitar 30 persen dari total skor penilaian.

2. Kualitas Substansi Artikel

Artikel yang diterbitkan wajib:

  • Mengandung novelty atau kebaruan ilmiah
  • Menggunakan metodologi valid dan teruji
  • Mengacu pada referensi primer terbaru minimal 10 tahun terakhir
  • Mengikuti standar etika publikasi internasional

Prinsip ini selaras dengan pernyataan Robert K. Merton, sosiolog ilmu pengetahuan, yang menyebut bahwa riset ilmiah harus memenuhi unsur originality dan organized skepticism agar diakui secara akademik.

3. Dampak dan Sitasi

Jurnal Sinta 2 memiliki tingkat sitasi yang relatif tinggi dibandingkan Sinta 3 ke bawah. Data SINTA menunjukkan bahwa jurnal dengan rerata sitasi per artikel yang stabil memiliki peluang lebih besar mempertahankan peringkatnya saat reakreditasi.

Perbedaan Jurnal Sinta 1, 2, dan 3

Agar kamu semakin paham, berikut perbandingan singkatnya:

AspekSinta 1Sinta 2Sinta 3
Skor Akreditasi85–10070–8560–70
ReputasiSangat TinggiTinggiMenengah
SitasiSangat tinggiTinggiCukup
SelektivitasSangat ketatKetatModerat

Jurnal Sinta 1 umumnya sudah memiliki reputasi mendekati jurnal internasional bereputasi, bahkan beberapa sudah terindeks Scopus. Sementara jurnal Sinta 2 menjadi target realistis namun prestisius bagi banyak dosen dan peneliti di Indonesia.

Mengapa Publikasi di Jurnal Sinta 2 Itu Penting?

Ada beberapa alasan strategis mengapa kamu perlu mempertimbangkan publikasi di jurnal Sinta 2:

1. Syarat Kenaikan Jabatan Akademik

Berdasarkan regulasi angka kredit dosen dari Kemendikbudristek, publikasi di jurnal Sinta 2 memiliki bobot nilai lebih tinggi dibanding Sinta 3 atau 4. Untuk kenaikan jabatan Lektor Kepala, misalnya, publikasi pada jurnal bereputasi nasional menjadi syarat penting.

2. Syarat Kelulusan S2 dan S3

Banyak perguruan tinggi mensyaratkan mahasiswa pascasarjana untuk publikasi minimal di jurnal Sinta 2 sebelum sidang akhir. Ini menunjukkan posisi strategisnya dalam dunia akademik.

3. Meningkatkan Kredibilitas Akademik

Menurut studi bibliometrik tahun 2021 yang dipublikasikan dalam jurnal evaluasi riset Indonesia, peneliti yang konsisten menerbitkan artikel di jurnal Sinta 2 memiliki peningkatan indeks h yang signifikan dalam kurun 3 sampai 5 tahun.

Strategi Tembus Jurnal Sinta 2

Jurnal Sinta 2 Adalah

Sekarang pertanyaannya, bagaimana agar artikel kamu bisa diterima?

1. Pilih Topik yang Relevan dan Aktual

Pastikan topik kamu:

  • Selaras dengan fokus dan scope jurnal
  • Relevan dengan isu terkini
  • Memiliki gap penelitian yang jelas

Gunakan database seperti Google Scholar untuk melihat tren sitasi dan kata kunci populer.

2. Perkuat Metodologi Penelitian

Metodologi adalah jantung artikel ilmiah. Reviewer jurnal Sinta 2 sangat kritis terhadap:

  • Validitas instrumen
  • Teknik analisis data
  • Justifikasi pemilihan metode

Menurut Creswell dalam buku Research Design, kejelasan desain penelitian menentukan kredibilitas hasil riset.

3. Gunakan Referensi Berkualitas

Minimal 60 sampai 80 persen referensi sebaiknya berasal dari jurnal bereputasi 5 sampai 10 tahun terakhir. Hindari terlalu banyak sumber blog atau website tidak ilmiah.

4. Ikuti Template dan Author Guidelines

Kesalahan teknis seperti format sitasi, margin, atau struktur IMRAD sering menjadi alasan desk rejection. Bacalah author guidelines secara detail sebelum submit.

5. Lakukan Proofreading Profesional

Bahasa akademik harus:

  • Objektif
  • Konsisten
  • Bebas typo

Jika perlu, gunakan jasa proofreading atau minta rekan sejawat melakukan review awal.

Tantangan Umum Saat Submit ke Jurnal Sinta 2

Jurnal Publikasi Cepat

Beberapa tantangan yang sering dialami penulis:

  • Proses review lama, bisa 3 sampai 6 bulan
  • Revisi mayor berulang
  • Penolakan karena novelty kurang kuat

Namun, penolakan bukan akhir. Banyak peneliti sukses mengakui bahwa artikel mereka ditolak 1 sampai 3 kali sebelum akhirnya diterima.

Apakah Jurnal Sinta 2 Bisa Turun Peringkat?

Jurnal Sinta 2 Adalah

Ya, bisa. Akreditasi jurnal berlaku selama 5 tahun. Jika performa sitasi menurun atau manajemen tidak konsisten, peringkat dapat berubah saat reakreditasi.

Karena itu, jurnal Sinta 2 harus menjaga kualitas editorial dan substansi secara berkelanjutan.

Kesimpulan

Jurnal Sinta 2 adalah jurnal nasional bereputasi tinggi dengan standar seleksi ketat dalam manajemen, substansi ilmiah, dan dampak sitasi. Publikasi di kategori ini bukan hanya soal gengsi akademik, tetapi juga strategi karier dan penguatan reputasi riset kamu.

Jika kamu sedang menyusun artikel ilmiah, mulai sekarang tingkatkan kualitas riset, perkuat metodologi, dan pilih jurnal yang tepat. Jangan takut revisi dan jangan menyerah saat ditolak. Setiap proses review adalah pembelajaran yang membuat kamu naik level sebagai peneliti.

Sekarang giliran kamu. Apakah artikel yang sedang kamu tulis sudah memenuhi standar jurnal Sinta 2? Jika belum, perbaiki dari hari ini dan jadikan publikasi bereputasi sebagai langkah nyata menuju karier akademik yang lebih kuat.

FAQ

1. Jurnal Sinta 2 adalah apa secara sederhana?

Jurnal Sinta 2 adalah jurnal ilmiah nasional terakreditasi dengan peringkat tinggi dalam sistem Science and Technology Index yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Jurnal ini memiliki skor akreditasi antara 70 sampai 85 berdasarkan penilaian ARJUNA.

2. Apa perbedaan jurnal Sinta 2 dan Sinta 1?

Perbedaannya terletak pada skor akreditasi dan dampak sitasi.

  • Sinta 1 memiliki skor 85 sampai 100 dan reputasi sangat tinggi.
  • Sinta 2 memiliki skor 70 sampai 85 dan reputasi tinggi.

Sinta 1 umumnya memiliki tingkat sitasi lebih besar dan seleksi yang lebih ketat dibanding Sinta 2.

3. Apakah jurnal Sinta 2 termasuk jurnal bereputasi?

Ya. Dalam konteks nasional, jurnal Sinta 2 termasuk jurnal bereputasi tinggi. Banyak perguruan tinggi menjadikannya standar minimal untuk kenaikan jabatan akademik dan kelulusan pascasarjana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *